Throwback: Masjid Tiban (Turen) JATIM

masjid-tiban-turen-jatim

Throwback: Masjid Tiban (Turen) JATIM. Sedikit kilas balik saat alhamdulillah berkesempatan ikut rombongan wisata Ibu-Ibu Jl. Putih Salju ke beberapa tempat di Jawa Timur beberapa tahun lalu, lokasi yang dikunjungi seperti Makam Presiden No.1 kita Ir. Soekarno di Blitar, mampir sholat sejenak di Masjid Tebu Ireng & Pesantren nya Alm. Gus Dur, kemudian berkunjung ke Masjid Tiban Turen, Jawa Timur dan Mengunjungi Pesantren setempat di dekat areal situ, makan siang dan menyalurkan tali kasih.

Waktu itu melewati Alun-Alun Blitar yang banyak digunakan sebagai spot foto, yang mirip dengan lokasi tugu di Perancis.. lupa namanya namun memang nggak sempat berhenti mengingat keterbatasan waktu, cukup tahu saja dan kemudian juga mengunjungi area Malang seperti areal Wisata Kebun Buah Apel (Agrowisata).. memetik buah dan berkeliling, kemudian menginap atau bermalam di areal sekitaran Batu, Malang kemudian bertolak kembali ke Jakarta via Surabaya.

Cukup menikmati area Jawa Timur yang alhamdulillah seperti perjalanan satu dua malam yang cukup untuk bisa berkeliling di sejumlah tempat wisatanya, yaach setidaknya jika sekarang ini jarang bisa bepergian..alhamdulillah sebelumnya pernah singgah dan mengunjungi areal wisata tersebut. Dan yang membuat cukup kurang puas waktu itu adalah beberapa foto sudah nggak ada dan kamera yang dibawa waktu itu juga nggak sebagus sekarang jadi yaa maklum jika hasil foto kurang bagus, dan memang nggak banyak punya koleksi fotonya.

Waktu itu spot atau tujuan utamanya adalah Masjid Tiban di Turen Jatim, so kita fokuskan kilas perjalanan ini di Masjid besar yang konon katanya itu ujug-ujug ada alias terbangun dengan sendirinya. Yang aku lihat saat ini berbeda dengan beberapa tahun lalu yang memang belum sepenuhnya jadi bangunannya, dan kini areal Masjid Turen menjadi semakin besar dan megah, dengan jalanan yang menuju areal situ sudah banyak sekali penjual souvenir dan makanan oleh-oleh.. dulu pas waktu kesitu pertama kali belum hits banget seperti foto-foto yang kini terlihat di medsos.

Aku melihat santri disitu yang setiap harinya mengerjakan design bangunan di areal Masjid tersebut, dan yang unik adalah saat melihat bangunan Masjid Turen dari luar, designnya atau arsitekturnya menyerupai dengan bangunan vihara atau tempat sembahyang umat Buddha.. dengan khas warna biru dan oranye yang cukup menonjol jika terlihat dari kejauhan, dan saat memasuki areal masjidnya.. details bangunan cukup terlihat dengan banyaknya kaligrafi, ukiran, pahat, dan keramik yang di dominasi warna biru.

Di dalam areal masjidnya memang cukup megah dibangun dengan lift, dan ruangan-ruangan khusus yang memang ada yang tidak boleh dimasuki, diduduki ataupun tempat pemandian atau wudhu di dalam yang terlihat khusus untuk santri atau pemilik disitu, itu terlihat seperti areal private yang memang tidak boleh di ekspose atau dimasuki oleh pengunjung umum.

Nah di dalam areal bangunan luas masjid tersebut, saat menuju lokasi lantai atas ternyata juga ada Market atau area berbelanja yang memang di koordinasi oleh santri di Pesantren disitu, dan kesemuanya seperti memang sebagian besar dikerjakan mandiri oleh santri-santrinya. Dai atas juga ada seperti tempat bulat-bulat dengan ukiran yang berpintu.. entah itu tempat berdoa khusus atau gimana yang jelas misterius dan banyak ruangan yang memang bukan seperti area bangunan masjid. Yaa memang cocok jika digunakan untuk kepentingan wisata mengingat tempatnya unik dan berbeda dengan masjid pada umumnya.

Masjid Tiban Turen ini bisa menjadi salah satu alternatif destinasi wisata bagi sahabat yang ingin berwisata sambil napak tilas, atau cocok juga sebagai wisata religi.. karena memang di daerah Jawa Timur banyak berdiri Pesantren.

Itulash sedikit cerita tentang Throwback: Masjid Tiban (Turen) JATIM. Lain kali kita sambung lagi yaa dear... XOXO.

No comments:

Post a Comment