Pengguna Tas KW Dijerat Penjara?

Pengguna Tas KW Dijerat Penjara
Pengguna Tas KW Dijerat Penjara? | Belakangan ini marak penjualan tas KW alias tas tiruan merek aslinya.

KW yang merupakan singkatan dari "Kwalitas", sering digunakan untuk mengukur tingkat kwalitas tas tiruan yang mirip dengan aslinya.

Tingkatan KW tersebut disesuaikan dengan seberapa miripnya tas dengan yang asli. Ada KW Premium (sangat mirip dengan aslinya dengan harga lebih tinggi), KW Super (sama dengan aslinya dengan harga lebih terjangkau), KW3 (lebih banyak diminati karena harganya murah), KW2, dll.

Tas KW impor memang sangat digandrungi di Indonesia, liat aja setelah Bu Nunun yang tertangkap dari pelariannya dengan koleksi tas Hermes-nya yang kemudian menjadi trend.

Dengan maraknya peredaran Tas KW di berbagai negara, Produsen Tas bermerek seperti LV (Luis Vuitton) telah melayangkan sejumlah gugatan atas pelanggaran hak cipta, dan atau memperbanyak tanpa seizin pabrikan.

LV yang terkenal dengan tas kanvasnya juga menghapus beberapa situs yang dianggap merugikan karena menjual tas KW tanpa seizin pabrikan aslinya.

Seperti yang dilansir Metro TV siang tadi, di Indonesia sendiri pengguna Tas KW bakal dikenai hukuman terkait KUHP Pasal 481 dengan hukuman penjara 7 tahun dan atau denda 1 miliar rupiah untuk pengguna, sedangkan penjual dikenakan hukuman 5 Tahun penjara.

Bagaimana menurut anda? apakah anda setuju dengan adanya jeratan hukum bagi pengguna Tas KW?

1 komentar:

Iskaruji dot com mengatakan...

Bisa jadi...jika memang mengandung unsur penipuan, pembajakan atau pemalsuan dari baranng aslinya...nice info!